Tingkat adopsi kecerdasan buatan di Indonesia dilaporkan telah mencapai 92 persen pada 2026. Angka ini menunjukkan bahwa AI bukan lagi teknologi eksklusif, melainkan sudah menjadi bagian dari kehidupan digital masyarakat luas.

Perkembangan ini didukung oleh penguatan infrastruktur digital dan regulasi yang mulai disiapkan pemerintah. Berbagai sektor, dari pendidikan hingga layanan publik, mulai mengintegrasikan AI dalam operasional harian.

Meski adopsi meningkat pesat, para ahli mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat tidak hanya memakai AI, tetapi juga memahami cara kerja, batasan, dan risikonya.