
Indonesia kini punya identitas digital resmi untuk ekosistem kecerdasan buatan. Domain .ai.id resmi terbuka untuk pendaftaran umum sejak 5 Oktober 2026, menandai babak baru bagi perkembangan teknologi AI di Tanah Air.
Domain tingkat kedua berbasis kode negara (ccTLD) ini dirancang khusus sebagai identitas digital bagi ekosistem AI Indonesia. Target penggunanya mencakup startup, perusahaan, peneliti, hingga komunitas yang bergerak di bidang kecerdasan buatan.
Empat Fase Pendaftaran
Pendaftaran domain .ai.id dibuka secara bertahap melalui situs resmi domain.ai.id. Ada empat fase yang dilalui sebelum akhirnya terbuka penuh untuk publik:
- Fase Sunrise (2 Juni – 2 Juli 2026): prioritas bagi pemilik merek dagang terdaftar di Indonesia untuk melindungi identitas brand di era AI.
- Fase Landrush (hingga 24 September 2026): pendaftaran dibuka bagi masyarakat umum di seluruh dunia dengan sistem tertentu.
- General Availability (mulai 5 Oktober 2026): pendaftaran dibuka penuh untuk publik dengan sistem first come, first served melalui registrar resmi PANDI.
Kini, siapa pun yang memiliki keterkaitan dengan ekosistem AI bisa mendaftarkan domain ini tanpa dokumen khusus.
Kenapa Domain Ini Penting?
Kehadiran domain .ai.id memberi identitas lokal yang jelas bagi pelaku industri AI Indonesia. Selama ini, banyak startup dan komunitas AI menggunakan domain internasional seperti .ai atau .io. Dengan .ai.id, mereka kini punya pilihan identitas yang lebih dekat dengan pasar lokal sekaligus menegaskan asal usulnya di Indonesia.
Domain ini juga membantu membangun kepercayaan pengguna. Sebuah situs dengan identitas .ai.id akan lebih mudah dikenali sebagai bagian dari ekosistem AI dalam negeri, baik oleh konsumen, mitra, maupun investor.
Manfaat bagi Startup dan Pegiat AI
Bagi startup AI, domain .ai.id bisa menjadi aset branding yang berharga. Nama domain yang singkat dan relevan dengan produknya dapat memperkuat kesan profesional sekaligus memudahkan audiens mengingat alamat situs.
Bagi peneliti dan komunitas, domain ini membuka ruang untuk berbagi karya, publikasi, dan program edukasi dengan identitas yang lebih terorganisir. Ekosistem AI Indonesia pun diharapkan semakin solid dengan adanya penanda digital yang seragam.
Antusiasme publik terhadap domain baru ini dilaporkan cukup tinggi sejak fase-fase awal dibuka. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong pemanfaatan AI secara lebih luas dan terstruktur di berbagai sektor.
Bagi kamu yang aktif di dunia AI, mendaftarkan domain .ai.id bisa menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi kredibilitas dan pertumbuhan ke depan.
Sumber: blog.rumahweb.com, liputan6.com
Artikel ini bagian dari Percaya Cuan — portal literasi digital & AI Indonesia.